9. Here, We Are Moslem Brothers

Hari ini hari jumat 2 Mei 2014 masih dalam suasana liburan Golden Week, saya melangkahkan kaki dari rumah untuk menunaikan sholat jumat berjamaah di Universitas kagoshima bersama dengan muslim-muslim yang ada di Kagoshima. Perjalanan yang saya tempuh dari tempat saya menuju Universitas Kagoshima kurang lebih 1 jam dengan kereta dan disambung naik Tram. Kebetulan hari ini adalah hari pertama saya sholat jumat sejak pertama kali datang ke Jepang 1 bulan yang lalu, mengingat lokasinya yang jauh dan jadwal kuliah yang padat tidak memungkinkan saya untuk sholat jumat berjamaah di sana setiap minggunya. Ketika sampai di Universitas Kagoshima saya pun bertemu teman orang Indonesia yang sekaligus merupakan ketua Persatuan Pelajar Indonesia Kagoshima (PPIK) yaitu Mas Yogi dan kita segera menuju tempat sholat jumat yaitu di Kagoshima University International Residence Hall (Asrama mahasiswa asing Universitas Kagoshima). Di dalam gedung asrama tersebut terdapat sebuah aula sederhana yang dijadikan tempat sholat Jumat berjamaah.

Ketika sampai di lokasipun saya langsung disambut oleh saudara seagama lainnya dari berbagai Negara. Terasa hangat sapaan “assalamualaikum” terdengar di telinga yang akhir-akhir ini jarang saya dengar kecuali melalui telepon. Di sini, saya sangat merasakan bahwa siapapun kamu, darimanapun kamu berasal, di sini kita semua bersaudara yaitu saudara seagama, kita lebih senang menyebutnya “Moslem Brothers”. Jadi sapaan kepada teman-teman di sini pun menggunakan brother, hari ini tadi yang membawakan ceramah sebagai khotib sekaligus imam adalah Brother Taufik dari Malaysia, ceramah dibawakan dalam bahasa Inggris dan Arab, seusai sholat jumat saya diminta untuk maju ke depan untuk memperkenalkan diri karena saya adalah “newcomer” atau anggota keluarga baru dalam komunitas muslim di Kagoshima, semua menyambut dengan hangat dan mengharapkan partisipasi saya untuk terus hadir dalam sholat berjamaah dan juga ikut mendukung proses pengadaan masjid Kagoshima yang insya allah akan segera tuntas. Semoga kita tetap berada dibawah lindungan Allah SWT dimanapun kita berada dan tetap bisa beradaptasi dengan kehidupan di Jepang yang penuh dengan adat dan budaya. Salam dari kagoshima.

コメントを残す

メールアドレスが公開されることはありません。 * が付いている欄は必須項目です