12.Turnament Bulu Tangkis di Jepang

Dalam kesempatan kali ini, saya (meraputi kun dari kagoshima) ingin berbagi cerita kepada teman-teman meraputi di Indonesia. Beberapa hari yang lalu saya kembali mendapatkan pengalaman menarik dan berharga dalam perjalanan saya menuntut ilmu di negeri sakura. Sejak kecil memang saya sudah menaruh minat pada olahraga bulu tangkis atau Badminton namun entah kenapa selama kuliah di Indonesia saya malah lebih sering latihan futsal bersama teman-teman ketimbang latihan badminton, jadi bisa dibilang level saya di dunia bulu tangkis masih sangat pemula. Akan tetapi, karena memang memiliki minat, maka saya memutuskan join unit kegiatan mahasiswa badminton di kampus saya beberapa bulan lalu.
Pengalaman berharga yang saya sebutkan diatas adalah bisa ikut sertanya saya dalam tournament badminton antar sekolah tinggi se-kagoshima beberapa hari yang lalu. Kompetisi ini memang diadakan setiap tahun di provinsi kagoshima dan tahun ini diadakan di Satsuma Sendai, Kagoshima. Saya pun bersama teman-teman dari klub bulu tangkis kampus ikut serta dalam kompetisi tahunan ini. Namun, dikarenakan teman-teman dan saya pun disibukkan dengan kegiatan masing-masing dan juga sibuknya tugas kuliah membuat kami tidak sempat latihan secara maksimal hingga hari kompetisi dilaksanakan. Saya pun sebenarnya tidak begitu percaya diri untuk ikut serta karena masih sangat belum mahir dalam bulu tangkis namun dosen pun memberikan support kepada saya untuk ikut serta mewakili dari jurusan bahasa Jepang.


Menang kalah urusan belakang, yang penting bisa enjoy dan bermain lepas dalam kompetisi, ambil pengalaman berharga dan latih mental. Itulah yang dikatakan oleh dosen saya yang membuat saya akhirnya ikut serta dan bisa memenangkan pertandingan pertama saya dengan perbedaan skor yang cukup memuaskan. Kompetisi yang dilaksanakan 2 hari tersebut memberikan harapan pada tim kampus kami di hari pertama, hanya 1 orang anggota kami yang kalah, sisanya berhasil memenangkan pertandingan pertama. Yosh!
Kompetisi hari kedua pun merupakan puncak pertandingan, satu persatu dari kami pun berguguran, termasuk juga saya hingga tersisa satu orang teman saya yang memang paling mahir dalam bulu tangkis, dia berhasil masuk ke perempat final hingga akhirnya kalah dalam 3 set pertandingan sengit. Tim kampus kami pun kalah namun kami pulang dengan kepala tertegak karena sudah melakukan yang terbaik. Begitulah pertandingan, selalu ada yang menang dan kalah. Ibarat kata pepatah, “diatas langit masih ada langit lagi”. Maka teman-teman, janganlah lupa untuk terus belajar dan menjadi manusia yang lebih baik lagi kedepannya. Salam dari Kagoshima.

コメントを残す

メールアドレスが公開されることはありません。 * が付いている欄は必須項目です