Gaji untuk Sumber Daya Manusia Berbahasa Jepang di Asia Tenggara

“Gaji untuk Sumber Daya Manusia Berbahasa Jepang di Asia Tenggara, India bidang Penjualan maupun Teknisi Meningkat”

Gaji untuk bidang penjualan dan teknisi di asia tenggara dan india terus mengalami peningkatan. Menurut Layanan Sumber Daya Manusia JAC Recruitment, standar gaji pada tahun 2014 mengalami peningkatan sebesar 5-10% dari tahun sebelumnya. Terlebih pada sumber daya manusia lokal yang bisa berbahasa Jepang meraih porsi peningkatan yang besar. Peningkatan jumlah kantor perusahaan Jepang secara besar-besaran tanpa diiringi dengan suplai sumber daya manusia yang memenuhi menyebabkan meningkatnya kebutuhan akan sumber daya manusia.

Info lowongan pekerjaan di JAC Recruitment yang menampilkan jumlah gaji telah dikumpulkan secara keseluruhan dan yang menjadi target survei adalah 10 negara di Asia termasuk Jepang, dalam suatu daerah dengan jangka waktu antara bulan Oktober-Novermber tahun 2014. Thailand, Indonesia dan India menempati porsi peningkatan gaji terbesar. Untuk perusahaan Jepang yang bergerak di bidang IT di Indonesia, jika dibandingkan dengan tahun lalu, pendapatan per tahun karyawan mengalami peningkatan secara signifikan sebesar 10%. Terutama karyawan yang bisa berbahasa Jepang mendapatkan peningkatan gaji yang mencolok. Untuk perusahaan Jepang di Vietnam untuk bidang penjualan industri manufaktur, karyawan yang bisa berbahasa Jepang mendapat kenaikan gaji sebesar 4%, namun untuk karyawan yang bisa berbahasa Inggris mengalami peningkatan gaji sebesar 2%.

Perbedaan gaji antara antara sumber daya manusia dengan kemampuan bahasa Inggris juga besar. Karyawan penjualan industri manufaktur di Vietnam, insinyur di Indonesia yang bisa berbahasa Jepang memiliki gaji 30-40% lebih tinggi daripada karyawan dengan kemampuan berbahasa Inggris. Bagi anak cabang perusahaan Jepang di luar negeri, untuk memperluas bisnis di daerah setempat, jumlah perekrutan untuk posisi penjualan, sumber daya manusia dan staf administrasi diperbanyak. Namun demikian, kebanyakan perusahaan Jepang mengutamakan sumber daya manusia yang bisa berkomunikasi dengan kantor pusat di Jepang dengan menggunakan bahasa Jepang. Peningkatan jumlah perekrutan lowongan kerja bagi sumber daya manusia yang memiliki kemampuan berbahasa Jepang kini menjadi persaingan ketat di kalangan perusahaan Jepang.

Menurut Kurosawa Toshihiro dari JAC Recruitment menyatakan bahwa “Lebih baik mengesampingkan syarat bahasa Jepang supaya bisa mempelajari lebih banyak lagi dari para kandidat. Diakibatkan oleh sulitnya merekrut sumber daya manusia dengan kemampuan berbahasa Jepang di daerah asal, kantor pusat di jepang melakukan perekrutan karyawan secara global, perusahaan yang menjadi perantara penghubung kepada sumber daya manusia di daerah asal pun semakin bertambah.

2015/02/17 Nikkei News paper 日本経済新聞

Translated by meraputi

1 comment

コメントを残す

メールアドレスが公開されることはありません。 * が付いている欄は必須項目です